Damkar Berprestasi, Layanan 112 Responsif, Wattimena: Semua Harus Bergerak untuk Ambon
Ambon, indonesiatimur.co — Di tengah semangat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena tidak hanya berbicara tentang pendidikan. Ia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah perangkat daerah yang dinilai berhasil menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan responsif, sekaligus mengajak masyarakat memperkuat persatuan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon.
Dalam sambutannya di halaman Balai Kota Ambon, Wattimena secara khusus menyoroti prestasi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon yang sukses mengharumkan nama daerah pada ajang lomba ketangkasan tingkat nasional di Palembang.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa aparatur Pemerintah Kota Ambon mampu bersaing dan menunjukkan kualitas pelayanan yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain Damkar, Wattimena juga memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika yang mengoperasikan layanan darurat Call Center 112. Layanan tersebut dinilai telah menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam merespons berbagai persoalan masyarakat secara cepat dan efektif.
Ia mengungkapkan, petugas 112 tidak mengenal batas waktu dalam menjalankan tugas. Berbagai laporan dan keluhan masyarakat tetap ditindaklanjuti meski masuk pada malam hingga dini hari.
“Ini bukti bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat kapan saja dibutuhkan, siang maupun malam,” kata Wattimena.
Menurutnya, kecepatan dan ketepatan pelayanan publik merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah diminta terus menjaga komitmen pelayanan serta melakukan berbagai inovasi yang memberi manfaat langsung bagi warga.
Momentum Hardiknas, lanjut Wattimena, juga harus dimaknai sebagai pengingat bahwa pembangunan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Menjelang perayaan HUT ke-451 Kota Ambon, ia mengajak warga menjaga suasana yang aman, harmonis, dan penuh semangat kebersamaan. Persatuan, menurutnya, menjadi modal utama dalam mewujudkan Ambon yang lebih maju dan berdaya saing.
“Tidak mungkin wali kota membangun Ambon sendiri. Semua harus bergerak bersama,” tegasnya.
Wattimena menekankan bahwa keberhasilan pembangunan akan tercapai jika pemerintah, dunia usaha, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga memiliki visi yang sama untuk memajukan kota.
Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Ambon optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai keberagaman yang selama ini menjadi identitas dan kebanggaan Kota Ambon. (it-02)
